memberitakan secara cerdas dan berimbang

Wabup Sijunjung dan Masyarakat Kecewa, Dengan Terlambatnya Petugas Bank Mandiri Datang Dilokasi Penyerahan Bantuan PKH.

96

Sijunjung,mediacerdas.com__  Ratusan penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di daerah , Kumanis, kecamatan Sumpur Kudus, kecewa karena pihak Bank Mandiri lambat datang di lokasi penyaluran batuan dana PKH, Rabu (7/3/2018).

Kekecewaan ini disampaikan oleh Yasmi yaitu salah seorang warga masyarakat setempat  kepada mediacerdas.com , “ Kami sangat merasa kecewa dengan pihak Bank Mandiri, pasalnya sudah pukul 11.30, belum juga datang di daerah Kumanis, padahal kita sudah menunggu dari pukul 08.30 wib pagi, kalau kita tahu pihak Bank Mandiri datangnya siang, mungkin kita akan datang pagi-pagi,”ujarnya dengan nada kesal.

Tidak saja masyarakat setempat, kekecewaan ini juga diungkapkan oleh wakil bupati Sijunjung Arrival Boy,” Saya minta Bank Mandiri yang dipercaya oleh Pemerintah untuk dapat merubah sikap dan perilaku petugasnya, mengingat masih banyak lagi penerima PKH di kecamatan-kecamatan lain dalam daerah kabupaten Sijunjung.

Pasalnya wakil bupati H.Arrival Boy, yang juga sudah datang cukup pagi bersama pihak Dinas Sosial dan P3A kabupaten setempat, dengan tujuan  untuk melihat langsung masyarakat penerima PKH ini, tetapi  betapa kecewanya wabup ini, yang ditemuinya hanya masyarakat setempat, tanpa ada dari pihak Bank Mandiri, sebagai penyalur dalam bantuan PKH ini.

Kemudian dikatakan, wabup,” Kalau seperti ini, cara kerjany pihak Bank Mandiri, buat apa kita serahkan tugas ini kepadanya yang ternyata mereka tidak amanah dan masyarakat sangat kecewa,” ujarnya.

Ditegaskan lagi,” kekecewaan ini tentu akan jadi bahan koreksi positif kita dengan pihak Bank Mandiri cabang Sijunjung kedepannya.,”ucapnya.

“Jika kedepannya pihak Bank Mandiri ini tidak juga mampu menjaga amanah dan kepercayaan masyarakat Sijunjung, nanti akan kita coba diskusikan dengan Kementerian Sosial RI di jakarta, agar Bank Mandiri ini yang ditugaskan Pemerintah Pusat  melalui kerjasama atau MoU yang sudah di buat untuk bisa di tinjau ulang kembali, khususnya di Sijunjung,” tegas Wabup didepan penerima PKH Sumpur Kudus. (aciak)

Komentar Facebook
error: Konten Di Proteksi