memberitakan secara cerdas dan berimbang

Ratusan Warga Nagari Lubuok Tarok dan Lalan Terima Bantuan PKH

127

Sijunjung,mediacerdas.com __ sebanyak 217 orang warga Nagari Lalan dan Lubuok Tarok, kecamatan Lubuok Tarok, kabupaten Sijunjung, sebagai KPM (Keluarga Penerima Manfaat) menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH)  dari Kementerian Sosial, Selasa (13/3/2018).

Penyerahan bantuan PKH kepada Keluarga Penerima Manfaat  (KPM) ini, dilaksanakan di Gedung UDKP kecamatan  Lubuok Tarok,  dihadiri oleh camat setempat, Dodi Katim, serta Kepala Dinas Sosial Ahmatullah dan P3A, juga Kabid Linjamsos, Yendri.

Masing-masing keluarga penerima manfaat  bantuan PKH ini menerima bantuan sebesar Rp. 500 ribu, dan terlihat bantuan ini diserahkan langsung oleh pihak Bank Mandiri capem Sungai Tambang, Kamang Baru, kepada masyarakat keluarga penerima manfaat, acara penyerahan bantuan ini  dimulai dari pukul,10.00,wib.

Terlihat masyarakat penerima  bantuan PKH, yang seluruhnya adalah  ibu-ibu serta  lansia ini, sangat antusias menerima bantuan ini.

Kemudian sepertinya bantuan ini memang betul-betul dirasakan langsung manfaatnya bagi masyarakat Keluarga Penerima Manfaat (PKM) contohnya seperti yang dituturkan oleh  Eni (38 th) warga Padang Basiku, Nagari Lalan, kecamatan setempat, kepada mediacerdas.com, mengatakan,” Alhamdulillah, keluarga kami merasa terbantu dengan bantuan PKH ini pak, walaupun hanya 1 kali dalam 4 bulan,” ujarnya.

Disisi lain camat, Lubuok Tarok, Dodi Katim, menyampaikan,” Dalam penyerahan bantuan PKH ini, posisi kita dari Kecamatan hanya menyelamatkan kebijakan yang dibuat oleh pemerintah daerah maupun dari pemerintah pusat, artinya bagaimana supaya program ini berjalan dengan baik dan lancar, khususnya di kecamatan Lubuok Tarok “ucapnya.

Dikatakan lagi bahwa,“harapan kita terhadap  masyarakat dari keluarga penerima manfaat ini,  supaya bagaimana bantuan ini betul-betul dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tersebut,  sesuai dengan peruntukannya,” harap, camat Dodi Katim

Kemudian Kepala Dinas Sosial dan P3A kabupaten Sijunjung, Ahmatullah, didampingi Kabid Linjamsos, Yendri, kepada mediacerdas.com, juga  mengatakan,”  Kita berharap yang menerima bantuan PKH dari Kemensos RI ini, mau memenuhi syarat yang telah ditentukan oleh pemerintah, contohnya , Anak balita harus ada laporan imunisasinya, kemudian anak sekolah harus 85% kehadirannya di sekolah setiap bulannya, dan ibu hamil harus ada laporan pemeriksaan kehamilannya selama kehamilannya.

Dikatakan lagi,” Kalau penerima bantuan PKH ini, tidak memberikan laporannya tersebut, maka bantuannya akan ditangguhkan, sesuai dengan laporan dari pendamping PKH di kecamatan.

“Pasalnya penerima bantuan PKH ini adalah masyarakat miskin dengan kriteria seperti anak sekolah, anak balita, ibu hamil dan lansia,” tegasnya. (aciak)

Komentar Facebook
error: Konten Di Proteksi