memberitakan secara cerdas dan berimbang

Petugas Bank Mandiri Minta Maaf Kepada Masyarakat Sumpur Kudus.

Atas Keterlambatannya Datang Dilokasi Penyaluran PKH Sumpur Kudus,Bukanlah Disengaja

156

Sijunjung,mediacerdas.com__ Sehubungan dengan keterlambatan petugas dari pihak Bank Mandiri datang kelokasi penerima PKH, M.Hafiz, salah seorang petugas dari pihak Bank Mandiri cabang Sijunjung, di Sungai Tambang, yang langsung turun ke lapangan, Rabu (7/3/2018) kepada mediacerdas.com, melalui hand phone selularnya mengatakan,” Kita sudah minta maaf, kepada masyarakat daerah Sumpur Kudus atas terlambatnya kita datang kelokasi penyerahan bantuan PKH di Kumanis, kecamatan Sumpur Kudus,”ujarnya.

M.Hafiz, petugas Bank Mandiri yang menyalurkan dana PKH di Sumpur Kudus

Dikatakan,” Keterlambatan kita ini, bukanlah disengaja, tetapi karena jarak antara kantor kita di Sungai Tambang, kecamatan Kamang Baru, menuju Kumanis, kecamatan Sumpur Kudus, cukup jauh, kemudian untuk diketahui masyarakat setempat, hal ini sudah kita koordinasikan dengan petugas pendamping,” ucapnya lagi.

Kemudian ditambahkan lagi oleh M.Hafiz,” Ada lebih penting untuk diketahui oleh masyarakat, bahwa aturan di setiap Bank itu, bahwa transaksi pengambilan uang itu bisa atau kas itu mulai buka jam 08.00, wib, karena ini transasksi tersebut sistemnya adalah sistem online, oleh sebab itu kita tidak bisa berangkat cepat-cepat sebelum uang yang akan kita salurkan itu kita ambil di teller, kemudian setelah uang tersebut kita ambil, kita juga minta pengawalan dari pihak kepolisian terlebih dahulu,”ujarnya.

“Jadi semua tahapan prosesnya tadi, cukup memakan waktu, dan dengan demikian tidak mungkinlah kita sampai pagi-pagi di Kumanis, Sumpur Kudus, pak, kecuali lokasinya di daerah Kamang Baru,” ucapnya membela dari tuduhan yang disampaikan masyarakat tersebut.

Tetapi sungguhpun begitu, M.Hafiz tidak menampik juga bahwa ia sering datang terlambat di lokasi, dan alasannya adalah seperti yang telah ia sampaikan kepada mediacerdas.com  tadi.

Doni Asmon Koordinator PKH Sumpur Kudus

Terkait kekecewaan masyarakat Sumpur Kudus ini, Doni Asmon, koordinator pendamping PKH daerah setempat, angkat bicara, kepada mediacerdas.com ia mengatakan,” Kita memang membuat jadwal pukul 9.30 untuk pembukaannya dan dibuka oleh Wabup Sijunjung, setelah itu memang ibuk-ibuk peserta PKH ini berurusan dengan pihak Bank Mandiri,” ujarnya.

“Dan kita akui bahwa memang pihak Bank Mandiri tiba di lokasi sekitar lebih kurang pukul 11.00,Wib, karena mereka sampaikan bahwa mereka datang dari Cabang Pembantu, Sungai Tambang, hal ini disebabkan karena pihak Bank Mandir tidak punya kantor cabang Bank Mandiri di ibukota kabupaten,” ucapnya

“Sementara kita hanya bekerja sama dalam penyaluran PKH ini hanya lewat Bank Mandiri, bukan dengan Bank-Bank yang lain, maksudnya Bank yang ada diibukota kabupaten,” ujarnya lagi.

“Menyangkut dengan persoalan kecewa masyarakat, memang kita akui jarak Capem tersebut sangat jauh dari Sumpur Kudus, kadang mereka juga membawa karyawannya dari kantor cabang kabupaten Dharmasraya, sebelum berangkat ke lokasi, kemudian mereka juga mengasuransikan uangnya terlebih dahulu sebelum mereka bawa, karena dikatakan itu adalah standar prosedur mereka,”katanya.

Walaupun demikian kami juga berharap untuk kedepannya memang waktu kedatangan dari pihak petugas Bank Mandiri bisa lebih awal lagi, agar ibuk-ibuk ini tidak lama menunggu giliran, kita sangat kasihan pada ibuk-ibuk yang membawa bayinya kelokasi, hal ini dilakukan oleh ibuk-ibuk tersebut adalah karena tidak adanya tempat menitipkan anak-anak mereka,” ucap Doni Asmon dengan nada kasihan.

Kabid Linjamsos di Dinas Sosial dan P3A kabupaten Sijunjung, Yendri,SH,MM

Sehubungan dengan persoalan keterlambatan petugas Bank Mandiri datang dilokasi penyaluran PKH ini, Kabid Linjamsos di Dinas Sosial dan P3A kabupaten Sijunjung, Yendri,SH,MM, ketika dikomfirmasi mediacerdas.com. menyarankan bahwa,” Kalau persoalan ini yang menjadi masalah tiap tahunnya, seharusnya pihak Bank Mandiri Sijunjung, mencari solusinya bagaimana supaya tidak timbul lagi kekecewaan masyarakat terhadap Bank Mandiri atas pelayanannya tersebut, hanya karena disebabkan terlambat datang di lokasi, atau kita sarankan kalau bisa kantor cabang Bank Mandiri tersebut berada di ibukota kabupaten, supaya pihak Bank Mandiri mudah berkoordinasi dengan pihak Pemerintahan Kabupaten Sijunjung, begitu juga sebaliknya, bukan di daerah kecamatan Kamang Baru,”sarannya. (aciak)

Komentar Facebook
error: Konten Di Proteksi