memberitakan secara cerdas dan berimbang

Pemasok shabu kedalam Lapas Klas II B Muaro Sijunjung berhasil diciduk

192

SIJUNJUNG,mediacerdas.com__ SR (29) warga Sungai Kambuik Pulau Punjung, kabupaten Dharmasraya, pelaku pemasok narkoba jenis sabu, kedalam Lapas klas II B Muaro Sijunjung, berhasil diciduk Satres Narkoba Polres Sijunjung , Minggu (17/12) sekitar pukul 02.30 dinihari.

SR ini telah menjadi incaran Satres Narkoba Polres Sijunjung, bahkan telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) beberapa bulan yang lalu.

Sebab SR warga Sungai Kambuik ,Pulau Punjung ini, telah melakukan transaksi dan memasukan narkoba jenis sabu ke Lapas Klas II B Muaro Sijunjung.

Transaksi tersebut dilakukan dengan seseorang didepan Lapas setempat, beberapa bulan yang lalu.

Maka dari kejadian itu, dan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Satres Narkoba Polres Sijunjung, SR ditetapkan sebagai DPO.

Tak mau kehilangan buruannya lagi, dipimpin Kasat Narkoba Polres Sijunjung AKP.Afdimon, SR berhasil diciduk di rumahnya di daerah Sungai Kambuik, Pulau Punjung Dharmasraya, setelah beberapa jam sebelumnya kembali melakukan transaksi barang haram tersebut.

Dari tangan SR berhasil diamankan beberapa barang bukti seperti Narkoba jenis Shabu seberat , 1 paket ukuran sedang, kemudian shabu yang dibungkus dengan plastik, sebanyak 7 paket kecil siap edar, juga timbangan digital yang digunakan untuk menimbang shabu.

Sejumlah catatan hasil penjualan shabu dan beserta barang bukti lainya, juga diamankan dari pelaku.

Berdasarkan keterangan dari pelaku SR, “ dirinya mendapatkan barang haram ini dari salah seorang rekannya yang berada di Pekanbaru kemudian barang haram tersebut diedarkan di Sumbar,”

Setelah di tangkap dirumahnya SR langsung digelandang ke Mapolres Sijunjung, untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Sijunjung, AKBP.H. Imran Amir.SIK.MH, didampingi Kasat Narkoba AKP.Afdimon, membenarkan kejadian ini, dan sekarang pelaku di inapkan di sel tahanan Mapolres, untuk kepentingan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut,” ujarnya.

“Dan pelaku akan kita jerat dengan dengan pasal 132 ayat (1) Jo Pasal 114 ayat (1) Undang-undang No. 35 tahun 2009,” terangnya lagi. (eky)

Komentar Facebook
error: Konten Di Proteksi