memberitakan secara cerdas dan berimbang

Menderita Gangguan Jiwa, Pemuda Lajang Ditemukan Bunuh Diri

141

Sijunjung, mediacerdas.com-– Warga Jorong Tandikek Kenagarian Timbulun Kecamatan Tanjung Gadang mendadak heboh, pasalnya seorang pemuda bernama Apris Nando (30) yang merupakan warga setempat ditemukan tewas gantung diri di Tiang kuda-kuda bagian tengah rumahnya., Kamis (1/2) sekitar pukul  sekitar 20.00 wib.

Apris Nando yang sudah lama jadi pengangguran itu, ternyata mengalami gangguan jiwa sejak 4 Tahun terakhir, dimana korban terakhir kali berobat ke RSUD Sijunjung pada tanggal 27 Januari 2018 lalu, dimana korban hanya tinggal berdua bersama ibunya yang bernama Zainab (57) yang menderita stroke, sementara Tamin (58) sang ayah bekerja di Nagari Aie Angek Kecamatan Sijunjung sebagai kuli kayu.

Dari informasi yang diperoleh, kejadian tersebut bermula saat korban bersama sang ibu, Kamis malam sekitar pukul 18.30 terlibat sedikit percakapan, dimana sang Ibu pada saat itu berada di dalam kamarnya karena menderita stroke dan susah untuk berjalan, sementara Apris Nando (korban) berada di ruangan tengah rumahnya.

Sebelum kejadian korban sempat berbicara kepada Ibunya yang terbaring sakit tersebut bahwa dirinya (korban) ingin bunuh diri karena tak kunjung sembuh dari sakit yang dideritanya tersebut. Namun sang ibu tidak menggubris perkataan anaknya tersebut dikarenakan kondisi ankanya yang jiwanya agak sedikit terganggu.

Namun, berselang krang lebih satu setengah jam atau sekitar pukul 20.00 wib, sang ibu tidak lagi mendengar ocehan anaknya tersebut dan ibu korban pun berusaha keluar kamar menuju ruangan bagian tengah rumahnya yang hanya dibatasi oleh tirai dengan cara “ Sensuik” atau mengesot karena susah berjalan akibat menderita stroke.

Saat membuka tirai kamarnya tersebut, alangkah terkejut dirinya menemukan anaknya tersebut berada dalam kondisi tergantung di tiang kuda-kuda rumahnya dengan sehelai kain sarung dan sang ibu pun menangis dan berteriak histeris sehingga tetangga korban yang mendengarnya  langsung berdatangan ke rumahnya untuk mengetahui yang terjadi.

Setelah melihat kejadian yang ada di dirumah korban, warga sekitar pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke perangkat nagari untuk diteruskan kepada pihak kepolisian serta mengevakuasi atau menurunkan jasad korban yang terbujur kaku dalam posisi tergantung. Wali Nagari Timbulun Yiprisal yang mendapatkan informasi dari warganya tersebut langsung melaporkan kejadian tersebut ke Pihak kepolisian Sektor tanjung Gadang untuk penyelidikan lebih lanjut dan anggota Polsek Tanjung Gadang yang mendapatkan laporan tersebut langsung turun ke TKP serta melakukan visum luar terhadap kondisi jasad  korban bersama tenaga medis dari Puskesmas Tanjung Gadang.

Kapolres Sijunjung AKBP Imran Mair S.IK,MH melalui Kapolsek Tanjung Gadang Iptu B Mendrofa didampingi Kanit Reskrim Ipda Boiman membenarkan peristiwa gantung diri yang terjadi di Jorong Tandikek Kenagarian Timbulun Kecamatan Tanjung Gadang tersebut. “ Memang benar, saat kta mendaptkan laporan dari wali nagari langsung kita turunkan personil untuk melakukan olah TKP,” ujarnya kpeada wartawan, Jumat (2/2).

Kapolsek menambahkan bahwa dari penuturan keluarganya, korban yang bernama Apris nando tersebut telah lama mengidap kelainan jiwa dan sudah beberapa kali berobat dan terakhir kali berobat pada 27 Januari 2018 kemarin. “ Setelah kita melakukan visum luar terhadap jasad korban bersama tenaga medis dari Puskesmas tanjung gadang dan pihak keluarga menerima kematian korban serta membuat surat pernyataan  tidak menuntut pihak lain yang mencurigakan terkait kematian korban,” ujar Mendrofa.(adm)

Komentar Facebook
error: Konten Di Proteksi