memberitakan secara cerdas dan berimbang

Korban Keracunan makanan Bertambah Menjadi 43 Orang

Satu Orang Balita Ikut Mejadi Korban

223

Sijunjung,mediacerdas.com–  Korban keracunan akibat mengkonsumsi makanan Pensi atau langkitang di Muaro Sijunjung pada Senin (6/2) kemarin terus bertambah. Dari data di Puskesmas Gambok Muaro Sijunjung pada hari Senin kemarin dari pukul 18.00.wib hingga pukul 10.00.wib ,Selasa (6/1) korban keracunan makanan di Sijunjung yang sebelumnya diperkirakan berjumlah 33 bertambah menjadi 43 orang.

“Artinya sampai pagi ini (selasa) pukul 11.00.wib,dari korban sebelumnya sebanyak 33 orang, bertambah 10 orang lagi, sehingga menjadi 43 orang,” ujar Kepala Ruangan (Karu) UGD Puskesmas Gambok Aida Fitri Amd,Kep kepada mediacerdas.com. Selasa (6/1) di Puskesmas setempat.

Pihaknya menjelaskan, dari 10 orang korban tersebut salah satunya merupakan  balita yang bernama Rapif yang masih berumur 7 bulan warga Batu balang Kenagarian Limo Koto Kecamatan Koto VII yang mengalami keracunan akibat menyusui pada ibu kandungnya yang sebelumnya keracunan terlebih dahulu akibat memakan langkitang tersebut.

“ Iya, ada satu orang balita yang mengalami gejala keracunan dikarenakan masih menyusu pada ibu kandungnya yang sebelumnya mengalami keracunan, sehingga si anak terjangkit juga. Sementara pasien lainnya sudah ada yang diperbolehkan pulang dan yang dirawat hanya tinggal dua orang dan keadaannya pun sudah berangsur membaik,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sijunjung drg. Ezwandra, BSc, membenarkan bertambahnya pasien di Puskesmas Muaro Gambok akibat keracunan mengkonsumsi makanan  berupa langkitang dan Pensi. “Ya, hingga saat ini korban bertambah sekitar sepuluh orang yang mengalami gejala keracunan dan sudah mendapatkan perawatan, sementara yang lainnya sudah ada yang diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan,” kata Ezwandra.

Lebih lanjut dijelaskannya, soal makanan yang diduga menyebabkan korban keracunan itu sudah diamankan. “Kini sample makanan langkitang dan pensi itu sudah dibawa ke Labkes Padang dan saat ini Kita masih menunggu hasilnya,” terangnya.

Pihaknya juga menghimbau kepada warga asyarakat agar selalu berhati-hati dalam  membeli dan mengonsumsi makanan serta menjadikan kasus ini sebagai bahan pembelajaran. “ Kita menghimbau kepada warga masyarakat agar bisa teliti dan pintar dalam mengkonsumsi bahan makanan ataupun makanan siap saji yang akan dikonsumsi demi kebaikan bagi kita semua,” tambah Ezwandra.

Seperti diberitakan sebelumnya, masyarakat Kabupaten Sijunjung digegerkan atas kasus keracunana makanan yang menelan puluhan korban korban berjatuhan akibat makanan berupa pensi dan dan langkitang.  (Ack/adm)

 

Komentar Facebook
error: Konten Di Proteksi