memberitakan secara cerdas dan berimbang

Gerakan Tanam Perdana Kedelai Dilaksanakan di Nagari Pematang Panjang

108

Sijunjung,mediacerdas.com__ Seluruh Kelompok Tani di Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Sijunjung, lakukan kegiatan gerakan tanam perdana kacang kedelai, Jum,at (9/3/2018).

Kegiatan gerakan tanam perdana kedelai ini digelar dilahan Kelompok Tani Karya Basamo, Jorong Limau Sundai, Nagari Pematang Panjang, dan diikuti 14 kelompok tani yang ada dinagari setempat.

Tanam perdana Kedelai ini juga dihadiri oleh Walinagari Pematang Panjang April Marsal.SPd, Koordinator BPP Sijunjung, Jod Bay, Penyuluh Pertanian sekecamatan Sijunjung, Babinsa Sijunjung, dan Staf walinagari serta Kepala Jorong sekenagarian setempat.

Gerakan Tanam Perdana Kedelai di Nagari Pematang Panjang ini adalah dalam rangka swasembada pangan Padi Gogo, Jagung dan Kedelai (Pago Jale) untuk penambahan ekonomi rakyat, dikabupaten Sijunjung.

Dan ini juga program upaya khusus (Upsus) swasembada pangan yang dicanangkan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian, dengan memanfaatkan lahan tidur atau lahan kosong.

Walinagari Pematang Panjang, April Marsal,SPd, dalam sambutannya pada acara kegiatan gerakan tanam kedelai perdana ini menyampaikan,” Kepada Kelompok-kelompok tani yang ada di Kenagarian Pematang Panjang ini, agar terus giat dan membantu program pemerintah dalam swasembada pangan “Pago Jale” ini,” ucapnya.

Dikatakan,” Dengan demikian masyarakat nagari Pematang Panjang ini melalui kelompok-kelompok tani yang ada, bisa meningkatkan perekonomiannya,” katanya.

“Kemudian kepada UPTD BPP Sijunjung, juga kita minta bisa memberikan masukan kepada pemerintah daerah melalui Dinas terkait agar masalah pemasarannya nanti, ketika telah panen bisa disalurkan oleh kelompok tani tersebut dengan harga yang bagus, sebab biasanya yang menjadi kendala itu adalah masalah pemasarannya, sehingga dengan harga yang turun bisa membuat masyarakat itu menjadi tidak bersemangat lagi untuk menanam kedele, ataupun jagung serta padi,” ujar walinagari yang cukup disegani oleh masyarakatnya ini.

Ditambahkan lagi,” Dengan harga yang bagus, masyarakat atau kelompok tani itu membuatnya lebih semangat lagi dalam melakukan swasembada pangan ini,” imbuhnya.

Didepan kelompok-kelompok Nagari Pematang Panjang ini koordinator BPP Sijunjung, Jod Bay, juga mengatakan,” Penanaman perdana kedelai ini adalah rangka program pemerintah terkait swasembada pangan dan mengerakan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

“Dan Dinas Pertanian Sijunjung, melalui UPTD BPP, serta penyuluhnya diminta untuk mengerakan masyarakat dan kelompok tani –kelompok tani yang ada di kabupaten ini, untuk memanfaatkan lahan-lahan kosongnya dengan menanam Padi Gogo, Jagung dan Kedelai (Pago Jale),” ujarnya lagi.

“Sehingga tidak ada lagi lahan-lahan yang kosong, kemudian juga untuk merubah pola ditengah-tengah masyarakat kita, yang kebiasaannya selalu menanam padi disawah, tetapi dengan program ini, diharapkan kedepannya masyarakat tersebut bisa memanfaatkan lahan-lahan tidurnya dengan Pago jale,” kata, mantan Kepala UPTB BPP kecamatan Sijunjung ini.

“Disini Pemerintah Daerah melalui Dinas Pertanian setempat, tahun 2018 ini,  membantu masyarakat kelompok tani dengan sarana produksi dalam bentuk  bibit atau benih, kemudian pupuk dan pestisida, khususnya di kecamatan Sijunjung, untuk padi gogo dengan sisitim tanam legowo sebanyak 200 Ha, untuk tanaman jagung sebanyak 250 Ha, dan untuk Kedelai sebanyak 150 Ha, ” ucapnya. (aciak)

Komentar Facebook
error: Konten Di Proteksi