memberitakan secara cerdas dan berimbang

Draf Revisi Perda RTRW Segera Diajukan

235

Sijunjung, mediacerdas.com-Pemerintah Kabupaten Sijunjung segera mengajukan draf revisi Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2011 – 2013 ke DPRD setempat.

“Kalau tidak ada perubahan, Januari ini kita serahkan ke DPRD,” kata Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapppeda) Kabupaten Sijunjung, Febrizal Ansori melalui telepon selularnya, Selasa (2/1).

Meski diserahkan pada pertengahan Januari ini, sambung Febrizal Ansori, sesuai program legislatif daerah (Prolegda), rancangan RTRW akan dibahas bersama DPRD pada April 2018 mendatang.

”Sesuai prolegda, pembahasan akan dimulai April mendatang,” jelasnya.

Sebelumnya, Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapppeda) Kabupaten Sijunjung menggelar konsultasi publik terkait revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Sijunjung 2011-2031.

Konsultasi publik ini yang merupakan kegiatan akhir  dari seluruh rangkaian revisi RTRW Kabupaten Sijunjung.Kegiatan itu dibuka secara resmi oleh Bupati Sijunjung, Yuswir Arifim, di aula Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Rabu (27/12).

Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin mengatakan, kegiatan konsultasi publik revisi RTRW ini sangat penting.Pasalnya, dengan kondisi Kabupaten Sijunjung saat ini sudah saatnya dilakukan revisi Perda Kabupaten Sijunjung nomor 5 tahun 2012 tentang RTRW Kabupaten Sijunjung 2011- 2031.

“Konsultasi publik ini sangat penting, karena ada beberapa agenda Pemkab Sijunjung yang  terganggu oleh RTRW.Jadi sudah saatnya kita merevisi Perda RTRW tersebut,” ucap orang nomor satu di kabupaten berjuluk Ranah Lansek Manih.

Seperti pembangunan Tempat Pembuangan Sampah (TPA) regional gagal lantaran tidak masuk dalam RTRW.” Jadi sudah saatnya kita merevisi Perda RTRW sesuai dengan kondisi sekarang,” jelas Bupati Yuswir Arifin lagi.

Justru itu, bupati penerima penghargaan “Leadership Award” 2017 dari Kemendagri ini berharap, stakeholder yang mengikuti kegiatan konsultasi publik memberikan masukan kepada konsultan atau tim penyusun RTRW sehingga menjadi acuan dalam pembangunan Kabupaten Sijunjung kedepan.

“ Jangan asal-asalan, karena setelah ini hasil revisi RTRW tersebut akan dibahas di DPRD untuk ditetapkan menjadi Perda,” tandasnya.-ape

Komentar Facebook
error: Konten Di Proteksi