memberitakan secara cerdas dan berimbang

DPRD Akan Panggil Bupati Untuk Klarifikasi Sehubungan dihapusnya TPP Guru-Guru SD di Sijunjung

182

Sijunjung,mediacerdas.com__  DPRD Sijunjung akan panggil bupati setempat, untuk mengklarifikasi, terkait “buncahnya”  guru-guru SD karena Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) nya dihapuskan, dan juga terkait guru nonsertifikasi yang sekarang hanya menerima Rp.150 ribu, termasuk pajak.

Kusuk-kasaknya guru-guru SD di daerah Sijunjung ini, sehubungan dengan dihapuskannya Tunjangan Pengahasilan Pegawai (TPP), akhirnya sampai juga ke telinga beberapa anggota DPRD setempat, sehingga meminta supaya bupati didatangkan ke DPRD untuk klarifikasi persoalan tersebut.

Drs.H.Afrison Saleh

Seperti yang di sampaikan oleh Afrison Saleh anggota Komisi I  DPRD setempat kepada mediacerdas.com, Selasa (27/2/2018),”  Kita sudah dengar tentang dihapusnya TPP terhadap guru sertifikasi, dan yang non sertifikasi hanya menerima Rp.150 termasuk pajak,  sehubungan dengan itu kita dari DPRD Komisi I, akan memanggil bupati untuk mengklarifikasi persoalan yang telah membuat “buncah”  guru-guru SD ini,”ucapnya.

Ditambahkan,” Pemanggilan bupati dalam hal ini, bisa saja yang datang  itu sekda, atau asisten I, mungkin juga dinas pendidikan, untuk mengklarifikasi hal ini,” imbuhnya.

H.Daswanto.SE

Senada dengan apa yang disampaikan Afrison Saleh, pada tempat terpisah anggota DPRD Daswanto dan Aroni Basri mengatakan,” Karena hal ini sudah menjadi persoalan di guru-guru SD tersebut, dan ada juga yang mengadukan hal ini kepada pribadi-pribadi anggota DPRD, maka kita harus beritahu pimpinan untuk menjadwalkan pemanggilan bupati ini, dalam mengklarifikasi persoalan yang merebak pada guru-guru tersebut. tegasnya.

Aroni Basri.ST

Sementara Ketua DPRD Sijunjung, Yusnidarti, saat ditemui mediacerdas.com , mengatakan,” Selaku ketua DPRD, dan juga sebagai pembina Komisi I, dikatakan karena dalam hal ini, Dinas Pendidikan adalah dibawah naungan Komisi I, maka pada rapat Bamus di gedung DPRD nanti, akan kita sampaikan untuk menjadwalkan klarifikasi kepada Pemeritah Kabupaten (Pemkab) sehubungan persoalan dihilangkannya TPP yang telah merebak dan telah membuat “buncah guru-guru SD tersebut,” ujarnya. (aciak)

Komentar Facebook
error: Konten Di Proteksi