memberitakan secara cerdas dan berimbang

Bupati :Terkait Dalam Penanganan Konflik di Daerah Camat dan Walinagari Harus Cepat Merespon

215

Sijunjung,mediacerdas.com___  Bupati Sijunjung Yuswir Arifin, buka secara resmi  acara “Sosialisasi  dan Dialog Antisipasi Konflik”  di Gedung Pertemuan Pancasila, Muaro Sijunjung , Senen (22/1).

Acara sosialisasi ini diprakarsai oleh Kesbangpol dan Linmas, kabupaten Sijunjung dalam rangka kondusifitas dan stabilitas daerah, untuk menyongsong “Hari Jadi Kabupaten Sijunjung yang ke 69 di tahun 2018 ini.

Sosialisasi yang dilaksanakan  satu hari ini dikuti oleh 117 peserta yang terdiri dari Camat, Wali Nagari dan Ketua KAN sekabupaten Sijunjung.

Acara sosialisasi ini juga dihadiri oleh Ketua Kominda Provinsi Sumatera Barat, Budiman, serta Forkompinda, Staf Ahli, Asisten dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah setempat.

Disini Bupati Yuswir Arifin berharap,” Terkait penanganan konflik di daerah, khususnya bagi para camat, agar cepat merespon dan menyelesaikannya secara damai semua permasalahan yang muncul ditengah-tengah masyarakatnya,” harapnya.

Kemudian Bupati Yuswir menegaskan lagi bahwa,” Kita semua, baik camat maupun Walinagari, harus paham kondisi dan situasi didaerahnya masing-masing, sebab kalau tidak paham kondisi dan  situasinya, akan mudah terjadinya konflik di daerah tersebut, kemudian menyelesaikannya pun akan bertambah rumit,” tegasnya.

Ditambahkan,” Untuk mengatasi terjadinya konflik didaerah kabupaten Sijunjung ini, perlu ditingkatkan efektifitas  kemudian keterpaduan sinergitas antara Forkompincam, selanjutnya juga antara Camat dan Walinagari serta Ketua KAN, hal ini dilakukan adalah untuk pencegahan dini terjadinya  potensi konflik.

Disisi lain Kepala Kantor Kesbangpol dan Linmas Kabupaten Sijunjung, Drs. Yunani,SE.M.Si, menyampaikan,” Sosialisasi ini dilaksanakan adalah atas dasar Undang Undang nomor 7 tahun 2012 tentang penanganan konflik sosial,  serta berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri no 42 tahun 2015 tentang pelaksanaan koordinasi penanganan konflik sosial.

Dan ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman deteksi dini atau cegah dini dalam mengantisipasi potensi konflik  yang ada serta menyamakan persepsi,peran,solidaritas dan sinergitas  antar seluruh komponen pemerintahan dengan masyarakat dalam penanganan konflik yang ada.  (andri)

Editor :aciak

Komentar Facebook
error: Konten Di Proteksi