memberitakan secara cerdas dan berimbang

125 anak kurang mampu ikuti sunatan massal di Sijunjung

84

Sijunjung,mediacerdas.com___ 125 orang anak kurang mampu ,ikuti sunatan massal di gedung pertemuan nagari Sijunjung, Sabtu (16/12).

Ke 125 orang anak kurang mampu ini, 95 orang anak dari kecamatan Sijunjung dan 30 orang dari kecamatan Koto VII, Tanjung Ampalu,

Kegiatan sunatan massal ini, diselenggarakan atas kerjasama keluarga besar BFF (Best Friend Forever) th 82-85 yaitu sebagai penggagas, dengan pemerintahan walinagari Sijunjung serta IDI (Ikatan Dokter Indonesia) dan juga PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) kabupaten setempat.

Keluarga besar BFF 82-85 ini adalah gabungan dari pelajar-pelajar tamatan tahun 1982-1985, dari kabupaten Sijunjung, dan mereka adalah ini ada yang tamatan SMA, STM,SPG dan SAA, membuat sebuah perkumpulan yang dinamakan dengan BFF (best friend forever) atau “Sahabat Selamanya” th 82-85.
Keluarga besar BFF 82-85, yang anggotanya puluhan orang ini, sekarang menyebar hampir diseluruh Indonesia, mereka selalu aktif tergabung dalam sebuah group WA (WhatsApp).

Mereka ini paling banyak itu berdomisli di Sumatera Barat ,Jakarta, Pekan Baru dan Batam.
Hampir seluruh Keluarga besar BFF 82-85 ini sekarang berkumpul di Nagari Sijunjung, dengan acara kegiatan sosial, sunatan massal yang diselenggarakan di Nagari setempat.

“ Dana, obat-obatan dan juga perlengkapan anak-anak ini seperti kain sarung, celana sunat, serta uang bantuan diberikan ke masing-masing anak peserta sunatan massal ini, murni berasal dari anggota BFF, “ ujar Erianto Darwis, selaku panitia pelaksana dalam kegiatan ini.

Ditambahkan Erianto Darwis,” “Kitanan massal Ini, adalah bentuk kerja nyata sosial dari keluarga besar BFF terhadap masyarakat Sijunjung, dan ini baru pertama kali, dan kedepan banyak lagi kegiatan sosial yang akan kita laksanakan, karena dari kesepakatan seluruh anggota BFF 82-85, kegiatan sosial ini akan dijadikan agenda tahunan, mungkin tahun depan akan kita adakan bedah rumah, bagi masyarakat yang kurang mampu, di kabupaten Sijunjung ini,” imbuhnya. (aciak)

Komentar Facebook