memberitakan secara cerdas dan berimbang

Supriadi Kepala UPTD Labkesda Dinkes Sijunjung ditahan Pihak Kejaksaan.

Supriadi langsung ditahan dan dititip di Rutan Klas II B Muaro Sijunjung, dalam kasus tindak pidana korupsi dana retribusi.

3.017

Sijunjung,mediacerdas.com__ Akhirnya tersangka Supriadi digiring dan ditahan oleh pihak kejaksaan Negeri Sijunjung, Senen (20/8/2018) sekitar pukul 12.30 wib Siang, tersangka Supriadi langsung dipakaikan pakaian orange baju tahanan kejakasaan setempat.

Sebelumnya pihak kejaksaan memanggil  tersangka Supariadi  untuk dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka dengan didampingi  pengacaranya Martalena.SH, pengacaranya ini memang ditunjuk oleh pihak Kejaksaan Sijunjung.

Senen (20/8) itu, tersangka Supriadi diperiksa selama 3 jam, mulai dari pukul 09.30 wib sampai  dengan 12.30.wib, sebagai tersangka, sebelum digiring ke mobil tahanan Kejaksaan setempat.

Ditunjuknya Martalena.SH, sebagai pengacara dikarenakan  ancaman untuk tersangka Supriadi sekitar 15 tahun lebih,  disisi lain Supriadi memang tidak mau memakai pengacara,” ujar Wiliyamson.SH, Kasi Pidsus Sijunjung, kepada mediacerdas.com.

“Sesuai pasal 56 ayat 1 KUHAP, bahwa dalam hal tersangka yang diancam pidana mati atau ancaman pidananya 15 tahun atau lebih, maka pejabat (kejaksaan) yang bersangkutan wajib menunjuk penasehat hukum bagi mereka (tersangka),” terangnya.

Kejaksaan Negeri  Sijunjung menunjuk Martalena SH, untuk mendampingi tersangka sesuai dengan surat  nomor  B-1277/N.3.20/FD.1/08/2018,  tertanggal 20 Agustus 2018.

Dikatakan,” Surat  ini berlaku dalam tahap penyidikan, tidak untuk dalam persidangan imbuhnya.

Disini tersangka Supriadi  dijerat dengan  pasal 2  jo  pasal 3  jo pasal 18  Undang-Undang  nomor  31 tahun 1999, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Tersangka Supriadi langsung dititipkan di Rutan Klas IIB Muaro Sijunjung, selama 20 hari kedepan  mulai 20 Agustus sampai dengan 8 September 2018.

Dikatakan lagi,” Dalam  kasus tindak pidana  korupsi penyalahgunaan dana retribusi daerah pada UPTD Labkesda Dinas Kesehatan Sijunjung, yang dilakukan oleh tersangka Supriadi di mulai dari tahun 2014 sampai 2017, yang diduga kerugiannya lebih kurang sebesar Rp.200 juta ( masih perhitungan Kejaksaan negeri setempat).

Tersangka Supriadi ini melakukan tindak pidana korupsi  dengan modus tidak menyetor dana retribusi tersebut ke daerah tetapi masuk kantong sendiri, kemudian perbuatannya ini dilakukan dengan memalsukan surat penyetoran ke BKAD, selanjutnya tersangka Supriadi juga mengambil uang tunai dari resepsionis di UPTD Labkesda setempat.

Ketika digiring oleh pihak Kejaksaan tersangka Supriadi yang dikenakan pakaian orange tahanan kejakasaan setempat, didampingi pengacara Martalena,SH, serta pihak dari Bagian Hukum Pemda setempat terlihat menunduk melindungi wajahnya dari wartawan, kemudian tersangka Supriadi langsung masuk ke mobil tahanan kajari setempat, untuk dititip di Rutan Klas II B Muaro Sijunjung. (Aciak)

Komentar Facebook
error: Konten Di Proteksi