memberitakan secara cerdas dan berimbang

Setahun lebih DPO pelaku cabul berhasil diringkus di persawahan.

1.531

Sijunjung,mediacerdas.com___ Kurang lebih setahun jadi buronan polisi, akhirnya AL (43) warga Koto Ranah, Kenagarian ,Tanjung Gadang, Kabupaten Sijunjung, yaitu pelaku cabul terhadap anak bawah umur, berhasil ditangkap.

Al ditangkap oleh Satuan Reskrim Polres dan Polsek Tanjung Gadang di daerah persawahan di Nagari Tanjung Gadang, Minggu (31/12), tanpa melakukan perlawanan.

Ditangkapnya AL ini, berdasarkan laporan, Lp:43/III/2017/Spk T Res Sjj dan DPO no. pol:19/VII/2017 serta Sprinkap no. pol:30/XII/2017, karena di duga telah melakukan pencabulan dan pemerkosaan terhadap, sebut saja namanya Bunga (12) yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar, yang juga merupakan warga setempat, pada tahun 2016 yang lalu.

Dari informasi yang dihimpun,” Pada hari dan tanggal yang tidak diingat oleh korban, tahun 2016 yang lalu, Bunga (korban) hendak mandi kesungai yang tidak jauh dari tempat kediamannya.

Dijalan tepi sungai tersebut, ia berpapasan atau bertemu dengan AL (pelaku) ” pada saat itu pelaku mencoba memanggil korban dan kemudian saat korban sudah mendekat, pelaku atau tersangka pun langsung menarik tangan korban ke semak semak dekat ladang sawit.

Perbuatan pelaku tersebut sempat mendapatkan penolakan dan perlawanan dari korban, namun korban kalah fisik dan akhirnya pelaku yang sudah kemasukan setan ini dengan bebas melakukan perbuatan yang kurang terpuji tersebut terhadap korban.

Setelah selesai melakukan perbuatan tercela tersebut, pelaku pun berkata kepada korban,” agar tidak melaporkan kejadian tersebut kepada siapapun termasuk kepada keluarga korban,”

Namun dalam keadaan semrawut dan menangis korban pulang kerumah, sesampai dirumahnya korbanpun menceritakan kejadian yang baru dialami tersebut, kepada orang tuanya.

Dan akhirnya orang tua korban merasa tidak senang dan terpukul dengan kejadian yang barusan dialami oleh anak perempuannya tersebut.

Selanjutnya orang tua korban langsung melaporkan kepada pihak Kepolisian Resort Sijunjung, dengan Lp:43/III/2017/SpkT Res Sjj.

Tercium, merasa dilaporkan kepihak kepolisian setempat, AL (pelaku) langsung kabur dari rumahnya, dan kemudian pihak Kepolisian Resort Sijunjung pun menerbit surat DPO pelaku, dengan DPO no. pol:19/VII/2017.

Lebih kurang setahun AL lari dari kejaran pihak kepolisian, akhirnya Minggu (31/12), berhasil diringkus pihak kepolisian setempat.

Kemudian AL pun digelandang ke Mapolres Sijunjung, untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut dan juga mempertanggung jawabkan perbuatannya tersebut.

Kapolres Sijunjung AKBP H.Imran Amir S.IK,MH didampingi Kasatreskrim Iptu Wawan Dermawan S.IK dan juga Paur Humas Iptu Ajo Nasrul Nurdin, kepada wartawan membenarkan,” Kejadian penangkapan pelaku yang berinisial “AL” atas kasus dugaan perkosaan dan pencabulan terhadap anak dibawah umur.

Pelaku telah menjadi DPO kurang lebih satu tahun tersebut dapat kita tangkap saat kita mendapatkan informasi dari warga masyarakat setempat bahwa pelaku terlihat sedang berada di daerah Tanjung Gadang dan tanpa menunggu waktu lama petugas kita langsung turun ke lapangan dan meringkus pelaku di areal persawahan di Tanjung Gadang pada Minggu (31/12) kemarin,” ujarnya ,di depan wartawan, Senin (1/1).

Ditambahkan,”Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolres Sijunjung untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan pelaku akan kita dijerat dengan pasal berlapis tentang Undang-Undang Perlindungan Anak No 23 tahun 2002 pasal 81 tentang perbuatan melakukan kekerasan dan pemaksaan melakukan persetubuhan terhadap anak dengan ancaman pidana penjara maksimal 13 tahun penjara dan denda maksimal Rp 300 juta. Sementara pidananya, pasal 289 KUHP tentang percobaan perkosaan dengan ancaman 5 tahun penjara,” tegasnya Kapolres Imran. ( oghay)

Komentar Facebook
error: Konten Di Proteksi