memberitakan secara cerdas dan berimbang

Sekarang Ninik Mamak Pakai KTA..?

104

Sijunjung,mediacerdas.com__  Ninik mamak sekarang harus mempunyai, kartu tanda anggota (KTA), ucap,” Drs. M.Sayuti Datuak Rajo Panghulu.M.Pd, ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM)  provinsi Sumatera Barat, saat  memberikan sambutan pada acara Musyawarah Daerah (Musda) LKAAM Kabupaten Sijunjung ke 11 dan Musda Bundo Kanduang yang ke 8 yang digelar di Gedung Pertemuan Pancasila , Muaro Sijunjung, Rabu (28/2/2018).

Lebih jauh dikatakan Drs.M.Sayuti Dt Rajo Panghulu,M.Pd,” KTA ini tujuannya adalah karena di zaman modern ini dengan bertumbuh kembangnya berbagai organisasi, maka LKAAM supaya anggotanya terorganisir maka perlu diberi Kartu Tanda Anggota (KTA),” imbuhnya.

Apa yang disampaikan oleh Drs. M.Sayuti Dt Rajo Panghulu. M.Pd, pada acara Musda ini membuat bingung beberapa orang peserta musda dan ketua LKAAM kecamatan, yang hadir dalam acara ini.

“Entahlah, saya tidak tahu apa tujuan dan maksudnya , Ninik Mamak pakai KTA, kok bisa ninik mamak harus pakai KTA, kalaupun itu tertuang dalam AD/ART, seharusnya dipikirkan dulu matang-matang tentang KTA ini,” ucap salah seorang peserta Musda ini, kepada mediacerdas.com.

Beda versinya Pandito Boshauw (Pandito Besar), dalam menanggapi, apa yang disampaikan oleh M.Sayuti tersebut, ia katakan bahwa,” Kita sangat tidak setuju kalau ninik mamak itu punya KTA, kalau hanya dengan alasan banyaknya organisasi-organisasi yang muncul saat ini,” ucapnya membantah apa yang disampaikan oleh ketua LKAAM provinsi Sumbar tersebut.

Ditambahkan,”Munculnya organisasi-organisasi seperti yang ia (M.Sayuti) sampaikan, itu adalah haknya seseorang atau kelompok-kelompok tersebut, dan tidak ada kaitannya dengan KTA untuk ninik mamak, mungkin ia lupa kalau ninik mamak itu bukan main-main, bahwa untuk mendudukan ninik mamak tersebut, dipanggil orang sekampung, “babantaian kabau”  imbuhnya lagi dengan nada kurang setuju.

“Apakah tujuannya dengan KTA ini adalah untuk mengarah kepada seseorang dalam  pemilihan ketua LKAAM kabupaten Sijunjung periode (2018-2022) dalam Musda ini, saya juga tidak tahu arah politiknya,” tanyanya Pandito Bosau, sambil menjawab pertanyaannya sendiri.

Gafrialdi Sampono Marajo, (mantan sekretaris LKAAM Sijunjung)  ketika dikomfirmasi mediacerdas.com mengatakan,” Karena organisasi LKAAM ini adalah organisasi tertua diantara organisasi-organisasi yang tadi dibeberkan oleh M.Sayuti  tersebut, ini adalah KTA untuk ninik mamak yang ada dalam LKAAM maka janganlah KTA ini diterjemahkan tidak ada hubungannya dengan ninik mamak , seorang pemangku adat, sebab keberadaan ninik mamak yang bajini itu, bukan karena dari kartu tanda anggotanya ia menjadi ninik mamak  tetapi adalah adaik diisi limbago dituang, dinagarinyo masing-masing,” ungkapnya kepada mediacerdas.com.

“Tapi kalau saya lihat, KTA itu tadi adalah tujuannya adalah untuk mencekal kandidat-kandidat yang akan maju menjadi ketua LKAAM kabupaten Sijunjung periode 2018-2022, artinya inisudah mengarah kepada seseorang,” jelasnya. (aciak)

Komentar Facebook
error: Konten Di Proteksi