memberitakan secara cerdas dan berimbang

Pihak Keluarga Protes dan Kurang Berkenan dengan Postingan di Facebook, Yang Mengatakan Telah Ditemukan Jasad Seorang Laki-Laki Dekat Tong Sampah Dikompleks SMA 1 Sijunjung

110

Sijunjung, mediacerdas.com__ Pihak keluarga marah-marah, dan bantah tentang berita yang tersebar di media sosial (facebook),yang tertulis,“Innalillahi wa innailayhi rajiun….Telah ditemukan jasad seorang laki-laki didekat tong sampah di kompleks SMA 1 Sijunjung. Tidak ditemukan KTP dan identitas lainnya… Sekarang jasad ada di Puskesmas Gambok…, tulisan ini tertulis di akun salah seorang penguna facebook yang kemudian di share ke akun grup facebook, Masyarakat Peduli Sijunjung, sekitar pukul 15.09.wib, Minggu (18/3/2018).
Karena merasa kurang berkenan dengan postingan di facebook tersebut, maka pihak keluarga, yaitu Mulyadi (41 th) anak laki-laki, dari Almarhum, Syamsuddin (75 th), saat berada di Puskesmas Gambok, kepada mediacerdas.com, Minggu (18/3/2018) mengatakan,” Saya mohon kepda pihak media, agar berita itu tolong luruskan kembali, bahwa bapak saya itu namanya Syamsuddin (75 th) bukan ditemukan dalam keadaan telah menjadi jasad dekat tong sampah di kompleks SMA 1 Sijunjung, seperti yang disebar di facebook tersebut, tetapi bapak saya itu ditemukan oleh petugas K3 dalam keadaan pingsan dekat tong sampah tersebut, kemudian para petugas K3 tersebut dibantu oleh pihak Polres setempat, membawa bapak saya ke Puskesmas Gambok, kemudian didalam perjalanan menuju Puskesmas Gambok, bapak saya itu menghembuskan nafas terkahirnya,” ujar Mulyadi, kepada mediacerdas.com.
Lebih jauh disampaikan Mulyadi kepada mediacerdas.com ,”Dengan postingan yang muncul di facebook tersebut, bisa diartikan macam-macam oleh masyarakat luas, padahal sebenarnya bapak saya itu memang sudah sakit-sakitan juga, waktu itu, sebelum bapak saya itu ditemukan pingsan oleh petugas K3 tersebut, sekitar pukul 10.30.wib kami sempat berkumpul di rumah tempat tinggal kami di belakang SMPN 7 Sijunjung, dirumah ini bapak tinggal bersama adik perempuan saya paling bungsu yaitu Nelvi (37 th), kemudian tadinya bapak sempat saya larang supaya jangan pergi bekerja lagi keluar rumah lagi, dan istirahat saja dirumah, ini saya sampaikan ke bapak karena melihat kondisinya bapak yang sering sesak nafas dan sakit-sakitan, karena tadinya kata adik saya Nelvi bapak ini tidak mau diam dirumah, bawaannya ingin bekerja aja terus, kadang ia pergi membersihkan pohon coklat dibelakang rumah, kadang bapak itu pergi mencari botol-botol aqua,” urainya lagi.
“Mungkin, tadi diwaktu saya sudah berangkat dari rumah menuju Kamang Baru, tempat saya bekerja, bapak ini pergi keluar mencari botol aqua ke tempat sampah tersebut, karena jarak antara rumah dengan SMA 1 itu tidak jauh, dan mungkin diduga karena sesak nafasnya bapak itu kambuh lagi, sampai ia tergolek pingsan, untung petugas K3 itu menemukan bapak, sehingga bapak dibawa ke Puskesmas Gambok, tetapi memang Tuhan telah berkehendak, bapak menghembuskan nafas terakhirnya dalam perjalanan menuju Puskesmas Gambok tersebut,” ungkap Mulyadi.

Apa yang disampaikan oleh Mulyadi anak almarhum ini, di perkuat oleh salah seorang petugas K3, kepada mediacerdas.com, Atuak (46 th) mengatakan,” Saat itu saya bersama 4 orang teman saya, yaitu sama-sama Petugas K3, hendak memuat sampah tersebut kedalam mobil truk sampah, pas mobil mau mundur saya lihat ada bapak tergolek di dekat bak sampah tersebut, kemudian melihat kondisi seperti itu, segera kami laporkan ke Polres setempat, selang beberapa menit kemudian, bersama petugas kepolisian Polres setempat, bapak yang tergolek tersebut kami bawa ke Puskesmas Gambok, dan saat dalam perjalanan, bapak tersebut masih bernafas, tetapi pas mau hendak masuk pekarangan Puskesmas Gambok, bapak tersebut menghebuskan nafas terakhirnya dan tak bernyawa lagi,” ucap Atuak, kepada mediacerdas.com.
Teman Atuak, sama-sama petugas K3, yaitu Pendi (45 th) menyampaikan kepada mediacerdas.com, “ Kami tidak pernah menyebutkan bahwa telah menemukan jasad, pak..!, tetapi yang kami sampaikan, ada bapak tergolek dekat tong sampah, hanya itu yang kami sampaikan ke pihak kepolisian,” ujar Pendi.
Kapolres Sijunjung AKBP.Imran Amir,SIK,MH, saat dihubungi mediacerdas.com,”membenarkan kejadian ini, bahwa ditemukan sesosok laki-laki tua sedang tergolek oleh petugas K3 di dekat tong sampah kompleks SMAN 1 Sijunjung, kemudian petugas K3 tersebut melaporkannya kepada petugas penjagaan di Mapolres setempat, selanjutnya orang tua tersebut dibawa ke puskesmas Gambok, tetapi sedang dalam perjalanan orang tua tersebut menghembuskan nafas terakhirnya,” ujar Kapolres Imran Amir.
Sehubungan postingan diakun facebook tersebut, kapolres AKBP. Imran Amir,SIK,MH, menyampaikan,” Inilah yang dikatakan Hoax, karena memposting status di media sosial seperti di facebook tersebut tidak ada komfirmasi terlebih dahulu kepada pihak keluarga almarhum, masyarakat harus hati-hati, inilah contohnya bisa membuat tersinggung dan kurang berkenan pihak keluarga, seharusnya sebelum diposting sebaiknya di klarifikasi ke pihak keluarga terbih dahulu, jangan asal diposting saja di media sosial, untuk diketahui masyarakat penguna media sosial bahwa hal ini bisa diproses menurut hukum yang berlaku yaitu tentang penyebaran berita hoax, dan ini bisa ditindaklanjuti kalau pihak keluarga merasa dirugikan dan melaporkannya ke pihak kepolisian,” tegas, kapolres.
Saat ini almarhum Syamsuddin yang merupakan pensiunan pegawai Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sijunjung, sedang berada di Puskesmas Gambok, dan hendak dibawa dengan Ambulance langsung menuju kampung halamannya di Padang Panjang. (aciak)

Komentar Facebook
error: Konten Di Proteksi