memberitakan secara cerdas dan berimbang

Miris…!!, Anak Bawah Umur Hamil 4 Bulan, oleh Bapak Tirinya di Kecamatan Sumpur Kudus

sekarang kasusnya sudah ditangani oleh pihak Polres Sijunjung

541

Sijunjung,mediacerdas.com__ Kasus anak yang jadi korban cabul atau seksual oleh orang dewasa di kabupaten Sijunjung, seharusnya sudah menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah atau pihak-pihak terkait di daerah ini.

Pasalnya kian hari kasus anak ini kian meningkat di kabupaten yang dijuluki Ranah Lansek Manih ini.

Dan dalam hal ini sudah bisa dikatakan “siaga satu di Sijunjung”, kata, Kapolres AKBP.Imran Amir,SIK,MH, didampingi kapolsek Sumpur Kudus, kepada wartawan usai komprensi pers di Mapolres setempat, Selasa (27/3/2018).

Dari kasus-kasus yang muncul atau yang telah dilaporkan kepihak Kepolisian Polres Sijunjung, terkait anak yang jadi korban kekejaman seksual orang dewasa, kali ini terasa sangat miris sekali kalau kita dengar, dalam kasus anak yang jadi korban seksual orang dewasa, seperti contoh yang terjadi di daerah kecamatan Sumpur Kudus baru-baru ini.

Predator anak ini adalah orang-orang yang berada sangat dekat di lingkungan anak-anak tersebut, artinya dekat dikehidupannya sehari-hari.

Kejadian di kecamatan Sumpur Kudus ini, kata, Kapolres, Imran, mengawali ceritanya bahwa,” Kita sebut saja nama korbannya Bunga (12 tahun) masih duduk di bangku kelas V Sekolah Dasar didaerah setempat, sampai hamil 4 bulan setelah dicabuli dan garap habis-habisan oleh bapak tirinya yang berinisial AL (32 tahun), semenjak November 2017 yang lalu, kemudian karena takut terbongkar perbuatan biadabnya, anak tirinya yang sedang hamil inipun dinikahkan dengan seorang pengemis dengan imbalan Rp.3 juta kepada pengemis tersebut, dan sehingga akhirnya pengemis itupun kabur dan lari dari daerah tersebut,” ungkapnya.

Dari kejadian ini, banyak masyarakat yang merasa miris bercampur geram, mendengar apa yang yang dilakukan oleh bapak tirinya terhadap Bunga anak yang masih bawah umur ini.

kalau di runut,kejadian ini berawal ketika, karena seringnya AL ditinggal pergi bekerja oleh isterinya mencari uang tambahan untuk menghidupi keluarganya, dengan pekerjaan memarut kelapa di rumah orang lain, dan rupanya kesempatan ini dipergunakan oleh AL untuk melakukan perbuatan bejadnya terhadap anak tirinya tersebut, sampai-sampai anak tirinya yang bawah umur ini hamil 4 bulan.

Sekarang kasus ini sudah di tangani oleh Unit PPA, Satreskrim Polres Sijunjung, untuk penyelidikan lebih lanjut, AL sekarang mendekam di sel Mapolres setempat.

AL diancam dengan Undang-Undang tentang perlindungan anak, No 35 tahun 2014, dengan ancaman kurungan 15 tahun penjara. Pasal 82 dan 284 KUHP
Perkara ini sudah ditangani pihak polres Sijunjung, berkoordinasi dengan P2TP2A dikabupaten ini.(aciak)

Komentar Facebook
error: Konten Di Proteksi