memberitakan secara cerdas dan berimbang

Maling Motor ” Khusus Motor Yang Terparkir Dalam Keadaan Kunci Kontaknya Tertinggal oleh Pemiliknya, Ditangkap

132

Sijunjung,mediacerdas.com__ “Walaupun sudah diberi tindakan tegas dan terukur, dan seringkali kita ekspos di media, sepertinya pelaku curanmor di Sijunjung ini tidak juga jera-jeranya, tindakan apalagi yang harus kita lakukan untuk mengatasi curanmor di wilayah hukum Sijunjung ini” ujar Kapolres Sijunjung AKBP. Imran Amir,Sik,MH, didepan para wartawan, Senen (24/9/2018).

 

Hal ini disampaikan Kapolres Sjunjung, AKBP.Imran Amir,Sik,MH, karena merasa kesal sebab kembali ditangkapnya salah seorang pelaku curanmor atas nama tersangka Doni Prima (38 tahun) warga Jorong Koto Panjang, Nagari Limo Koto, kecamatan Koto VII, Tanjung Ampalu, pada Rabu (19/9/2018) yang lalu.

 

Modus yang dilakukan oleh tersangka Doni Prima ini memang berbeda dari pelaku-pelaku curanmor sebelumnya.

 

Doni Prima kesehariannya bekerja sebagai tukang ojek di Pasar Tanjung Ampalu, dan pekerjaan ini hanya sebagai modus saja, padahal yang menjadi sasarannya adalah motor atau kenderaan roda dua yang kunci motornya tertinggal oleh pemiliknya saat  terparkir.

 

Diciduknya Doni Prima di rumahnya Jorong Koto Panjang, Nagari Limo Koto, kecamatan Koto VII, berawal dari laporan korban Diana Popilaya (34 th) warga Koto Mudik, Nagari Bukit Bual, Kecamatan Koto VII, ke Polsek Koto VII, 10 September 2018.

 

Diana Popilaya melaporkan bahwa motornya Merk Honda Beat warna putih merah dengan Nopol BA 4375 PS raib digondol maling, saat terparkir di tepi jalan raya Jorong MKD, Nagari Limo Koto, Koto VII.

 

Maka berangkat dari laporan tersebut Tim Opsnal Reskrim Polres Sijunjung, bekerjasama dengan jajaran Polsek Koto VII, langsung mengejar pelaku, dan selanjutnya pelaku berhasil diciduk dirumahnya di jorong Koto Panjang, Limo Koto, Koto VII.

 

Dari pengakuan pelaku, Motor yang di curi tersebut, adalah khusus motor yang ditinggal oleh pemiliknya terparkir dalam keadaan kunci kontaknya yang masih tergantung di motor, artinya pemilik yang lupa mengambil mengambil kunci kontak motornya.

 

Pelaku sempat dihadiahi timah panas di kaki kanannya oleh aparat kepolisian karena mencoba melawan petugas saat di tangkap.

 

Saat ini pelaku mendekam dijeruji besi Mapolres Sijunjung, untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

 

Kapolres Sijunjung, AKBP. Imran Amir,Sik,MH, menghimbau masyarakat, “Agar berhati-hati memarkir motornya, dan jangan lupa mengambil kunci kontak motor tersebut, kemudian agar memakai kunci ganda pada motornya,” himbau Kapolres. (aciak)

Komentar Facebook
error: Konten Di Proteksi