memberitakan secara cerdas dan berimbang

Kasus Kematian Atlet Mentawai di Sijunjung, Afdal pengelola Wisma Keluarga di tetapkan sebagai Tersangka

kematian korban diduga akibat kelalaian pengelola wisma keluarga

966

Sijunjung,mediacerdas.com__ Sehubungan dengan kematian Ridwan (17 tahun) yaitu salah seorang atlet asal Mentawai, dari empat korban yang mengalami keracunan asap genset pada Minggu (29/4/2018) yang lalu di penginapan Wisma Keluarga dekat Rumah Dinas Bupati Sijunjung.

Maka Afdal Afrizon panggilan Afdal (25 tahun) warga Jorong Muaro Gambok Kenagarian Muaro, kecamatan Sijunjung, sebagai pihak pengelola wisma tersebut ,ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polres setempat.

Penetapan Afdal (pihak pengelola Wisma Keluarga) sebagai tersangka oleh pihak penyidik Polres Sijunjung, memang memakan waktu yang cukup panjang, pasalnya setelah kejadian tersebut diketahui sekitar pukul 05.30 wib pagi pada Minggu tersebut, salah seorang pendamping Atlet Mentawai yaitu Junaidi langsung melaporkannya ke Mapolres Sijunjung.

Kemudian berangkat dari laporan tersebut pihak Polres Sijunjung langsung mengamankan TKP, dan beberapa barang bukti, selanjutnya ke empat korban langsung dibawa ke Puskesmas Gambok, tetapi dari keempatnya ini, satu orang diantaranya yaitu Ridwan sudah tak bernyawa lagi, setelah pemeriksaan beberapa menit di Puskesmas Gambok, keempatnya korban yang mulutnya mengeluarkan buih ini langsung dibawa ke RSUD Sijunjung di Tanah Badantung.

Melihat kondisi ketiga korban semakin memburuk, maka ketiganya beserta jasad Ridwan langsung di bawa ke RSU Polri, Padang.

“Terkait dengan kematian Ridwan atlet asal Mentawai ini, pihak penyidik Polres Sijunjung, bekerja sama dengan laboratorium forensik dan kedokteran forensik RSUP, serta RSUM.Djamil, dan hasil Labfor Medan, menyatakan bahwa korban tersebut meninggal akibat keracunan zat CO (karbon Monoksida),” ujar Kapolres Sijunjung, AKBP. H.Imran Amir.SIK.MH, didampingi Kasat Reskrim, Iptu. Wawan .SIK, Paur Humas Ipda. Nasrul Nurdin dan kapolsek Sijunjung, Iptu. Yaddi.P, dalam komferensi pers (Press Comference), Kamis (28/6/2018) di depan Mapolres setempat.

Afdal sebagai pengelola Wisma Keluarga, diduga lalai, yang menyebabkan nyawa orang lain melayang, maka atas perbuatannya tersebut Afdal dikenai pasal 359 KUHP dengan ancaman penjara palaing lama 5 tahun penjara.

Untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut, sekarang Afdal di tahan di Mapolres setempat, sedangkan barang bukti berupa satu unit Genset merk Multipro jenis BN 800E-MP warna merah kombinasi hitam juga di amankan pihak penyidik di Mapolres setempat.

Dalam proses melengkapi berkas perkaranya pihak penyidik Polres Sijunjung dalam waktu dekat ini akan mengirimkan berkas perkaranya ke Kejaksaan Negeri setempat, dalam Tahap I, (aciak)

Komentar Facebook
error: Konten Di Proteksi