memberitakan secara cerdas dan berimbang

Kapolres :Tersangka Merupakan Cukong Besar Yang Diduga Punya Jaringan International.

Sehubungan dengan penadah satwa dilindungi oleh negara yang ditangkap di Kamang Baru

339

Sijunjung, mediacerdas.com __  Kapolres Sijunjung, AKBP.Imran Amir, SIK.MH, katakan,” Ramli (55) warga Batang Kalang, Muaro Takuang, Kamang Baru, Sijunjung, yaitu cukong atau   penadah, hewan dilindungi,  yang sudah ditetapkan sebagai tersangka,  diduga sudah cukup lama berkecimpung dengan pekerjaan haramnya ini.

“Tersangka bisa dikatakan, penadah besar, kelasnya sudah tinggi, karena hewan-hewan langka, atau hewan-hewan yang dilindungi oleh negara ini, ia pasok bukan di Sijunjung saja, tetapi sudah dari luar seperti dari Riau, Jambi dan kabupaten-kabupaten tetangga,” ujarnya.

Dan bisa jadi tersangka ini, dalam pemasarannya sudah termasuk jaringan Internasional, pasalnya sebagaian dari barang ini ada rencana mau di ekspor keluar negeri.

Dan ini perlu didalami, dari mana saja dan konsumennya siapa saja, untuk mengungkap kasus ini lebih jauh,” terang Kapolres Imran.

Disini kapolres juga sampaikan,” terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan informasi kepada pihak kepolisian, bahwa diimformasikan ada hewan yang dilindungi dijual kepada seseorang di daerah Kamang Baru ini, sesampainya disini hewan tersebut dipotong-potong, kemudian dijual lagi kepada masyarakat.

Imformasi dari masyarakat tersebut dikembangkan, sekitar pukul 02.30.Wib ,Rabu (17/1) anggota Opsnal Polres Sijunjung melakukan penangkapan dan pengeledahan terhadap tersangka,  disita  satu ekor trenggiling yang masih hidup, kemudian daging beruang madu dan trenggiling dalam freezer.

Tersangka akan dijerat dengan Undang-Undang no 5 tahun 1990, tentang KSDAE dan PP no 7 tahun 1999, dengan ancaman hukumannya 5 tahun penjara.

Untuk pengembangan kasus ini pihak Polres Sijunjung, bekerjasama dengan pihak BKSDA Sumbar. (aciak)

Komentar Facebook
error: Konten Di Proteksi