memberitakan secara cerdas dan berimbang

Dua Orang Caleg Sijunjung Pakai Mobil Plat Merah Jadi Sorotan Tajam Masyarakat Setempat.

500

Sijunjung,mediacerdas.com __  Dua unit mobil plat merah milik pemkab Sijunjung, dipakai oleh dua orang calon legislatif (caleg), provinsi dan kabupaten, dalam melakukan kegiatannya sehari-hari sehingga menjadi sorotan tajam dari masyarakat setempat.

 

Kedua calon legislatif tersebut adalah Fajar Septrian dari Partai Amanat Nasional untuk daerah pemilihan Kabupaten Sijunjung dan Epi Radisman, untuk pemilihan daerah Provinsi Sumatera Barat dari Partai Gerindra.

 

Disamping itu caleg Fajar Septrian juga menjadi Ketua FORKES (Forum Kesehatan Sijunjung) dan begitu juga dengan Epi Radisman adalah sebagai Ketua LKAAM (Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau) kabupaten Sijunjung.

 

Menurut N.Riyaldi, ketika dimintai pendapatnya oleh mediacerdas.com, Senen (29/10/2018), mengatakan,” Karena kedua orang ini menjadi Caleg, dan juga menjadi Ketua Forkes dan LKAAM, sebaiknya fasilitas negara yang mereka pakai tersebut khusus dipergunakan untuk kepentingan atau kegiatan FORKES dan LKAAM, selain dari kegiatan tersebut, jangan dipakai, alangkah baiknya mobil atau fasilitas negara tersebut dikembalikan lagi ke Negara atau ke Pemkab Sijunjung, artinya mobil plat merah tersebut hanya khusus dipergunakan untuk keperluan untuk kegiatan      FORKES dan LKAAM saja ,” tegasnya.

 

Terkait dengan adanya beberapa orang caleg yang memakai fasilitas negara dalam berkampanye di daerah kabupaten setempat, Ketua Bawaslu kabupaten Sijunjung, Hutrial Tatul, ketika dihubungi mediacerdas.com, Senen (29/10/2018) mengatakan,” Kalau dari aturannya, memang para caleg tidak boleh memakai fasilitas negara dalam berkampanye, nah kalaulah hal ini terjadi kita dari Bawaslu akan menindaklanjutinya, inipun kalau ada laporan dari masyarakat atau mungkin temuan dari Bawaslu sendiri,”tegas Tatul.

 

Kemudian lebih jauh dikatakan,” Kalau dari laporan masyarakat  atau temuan Bawaslu tersebut, artinya siapapun pihak yang dilaporkan itu, kemudian terbukti melanggar, maka ini bisa dikenai sangsi pidana dan denda,” ungkap, Tatul lagi.

 

Dari pihak pemkab Sijunjung, yaitu salah seorang pejabat yang berwenang dalam pengelolaan fasilitas negara didaerah ini, ketika dihubungi melalui handphone selularnya, Senen (29/10/2018) mengatakan,” Kalau memang benar mobil plat merah tersebut dipergunakan untuk kepentingan pencalegkannya atau untuk berkampanye oleh orang-orang yang memegang mobil plat merah tersebut, nanti akan kita surati agar mobil tersebut dikembalikan lagi ke pihak pemkab Sijunjung,ujarnya.

 

Kemudian ditambahkan,” Sebab kedua unit mobil tersebut dipinjamkan kepada mereka sesuai dengan Berita Acara Peminjamannya, adalah jelas-jelas diperuntukkan untuk keperluan kegiatan Forkes, dan bukan untuk keperluan lainnya, selanjutnya mengenai mobil plat merah yang di pakai ketua LKAAM tersebut, itu merupakan mobil yang dipinjam pakaikan untuk Yayasan STIPER, bukan untuk ketua LKAAM,” bebernya.

 

Sehubungan dengan fasilitas negara yang dipakai untuk kegiatan partai dan kampanye oleh kedua orang caleg ini, ketika dikomfirmasi mediacerdas.com, keduanya langsung membantah keras.

 

Fajar Septrian ketika dihubungi mediacerdas.com, Senen (29/10/2018) mengatakan,” Itu tidak benar, kalau saya dikatakan oleh masyarakat memakai fasilitas negara untuk kegiatan kampanye saya, sebab mobil plat merah tersebut sekarang dipegang oleh salah seorang dari anggota Forkes,” tegasnya.

 

Begitu juga dengan Epi Radisman, ketika dikomfirmasi melalui handphone selularnya oleh mediacerdas.com, Senen (29/10/2018) mengatakan,” Bahwa mobil plat merah yang saya pakai ini adalah mobil untuk Yayasan STIPER, karena saya adalah ketua Yayasan, jadi mobil plat merah ini tidak pernah saya pakai untuk kampanye atau mengurus partai, dan dapat saya tegaskan disini bahwa mobil plat merah tersebut betul-betul saya pergunakan untuk keperluan Yayasan saja,” jawabnya. (aciak)

Komentar Facebook
error: Konten Di Proteksi