memberitakan secara cerdas dan berimbang

Bakawua Adat Nagari Padang Laweh, Staf Ahli Syahrial:, Mari Kita Lestarikan tradisi Berkaul Adat.

42

Sijunjung, Mediacerdas.com_Staf Ahli Bupati Sijunjung Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Drs.Syahrial,MM mengajak seluruh lapisan Masyarakat mulai dari pemerintahan nagari, tokoh masyarakat, niniak mamak beserta pemuda untuk bersama sama ikut melestarikan tradisi berkaul adat.

Hal ini disampaikannya pada saat menghadiri acara berkaul adat Nagari Padang Laweh, Kecamatan Koto VII pada Rabu 17 Oktober 2018. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Anggota DPRD Propinsi Sumatera Barat, Liswandi, Kepala OPD, Camat beserta Forkopimcam Kecamatan Koto VII, Wali Nagari se Kecamatan Koto VII, Niniak Mamak, Tokoh Masyarakat, Bundo Kanduang dan undangan lainnya.

“Tradisi Berkaul Adat merupakan tradisi turun temurun dari dahulu sampai sekarang, oleh karena itu marilah bersama sama kita lestarikan tradisi ini, jangan sampai kegiatan seperti ini hilang begitu saja,” ungkap Syahrial.

Pada kesempatan itu juga, staf ahli Syahrial juga menyampaikan tentang perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

“Perda ini dibuat untuk menurunkan angka kesakitan dan atau angka kematian dengan cara merubah perilaku masyarakat untuk hidup sehat. Sebab dampak merokok bagi kesehatan sangatlah tidak baik, seperti perokok pasif itu selalu terkena dampak dari yang merokok aktif. Makanya Perda tentang kawasan larangan merokok itu kita buat, sehingga orang tidak bisa merokok sembarangan yang merugikan orang”, ungkapnya.

Dalam Perda mengatur Kawasan Tanpa Rokok (KTR) adalah ruangan atau area yang dinyatakan dilarang untuk kegiatan merokok atau kegiatan memproduksi rokok, menjual, mengiklankan dan mempromosikan produk tembakau.

Area yang dinyatakan KTR yakni fasilitas pelayanan masyarakat, tempat proses belajar, tempat anak bermain, tempat beribadah, angkutan umum, tempat bekerja, tempat umum, tempat lainnya yang ditetapkan dengan Peraturan Bupati, tambahnya.

Anggota DPRD Propinsi Sumbar, Liswandi dikesempatan itu juga menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat seperti Pemerintahan nagari, niniak mamak, tokoh masyarakat dan pemuda pemudi untuk bersama sama saling mendukung dan mempertahankan adat tradisi berkaul adat yang telah turun temurun ini.

Penjabat Walinagari Padang Laweh, Darwisman dikesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada niniak mamak beserta panitia lainnya yang telah mensponsori kegiatan berkaul adat ini,” dengan telah diadakannya kegiatan bakaua adat ini marilah kita menyatukan tekat dan bersama sama berdoa semoga apa yang kita minta dikabulkan oleh Allah Swt,”ungkapnya.

Ketua KAN Nagari Padang Laweh, Datuak Bandaro Sutan, dalam sambutannya juga menyampaikan agar tradisi bakawua adat ini. dilanjutkan dan berkelanjutan, bakawua adat ini adalah tatanan yg telah dibuat pendahulu, “tujuannya untuk memulai turun kesawah untuk masa panen ditahun depan dan menutup panen ditahun kemaren,” ungkapnya.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat agar bersama sama memulai turun kesawah, “dengan membacakan doa bersama nanti semoga apa yang kita minta dikabulkan Allah Swt, semoga Padi manjadi, buah lobek lobek, umpun nyo godang godang,” ucap Datuak Bandaro.

Komentar Facebook
error: Konten Di Proteksi