memberitakan secara cerdas dan berimbang

Atlet asal Mentawai Meninggal di Sijunjung

222

Sijunjung,mediacerdas.com__ Satu orang Atlet asal Mentawai yang mengikuti Kejurda Atletik Pra Porprov tahun 2018 di lapangan M.Yamin,SH, Muaro Sijunjung meninggal dunia, Minggu (29/4/2018).

Atlet asal Mentawai tersebut adalah Ridwan (17 tahun), ia (Ridwan) diduga keracunan asap genset, saat tidur di penginapan atlet di Wisma Keluarga, Muaro Sijunjung.

Sementara tiga orang teman satu kamarnya Aris, Arwadi dan Leo, dirujuk ke RSUD Sijunjung, untuk perawatan intesif.

Kemudian Aris dan Arwadi setelah dirawat di RSUD Sijunjung tersebut, kembali dirujuk ke RS Bhayangkara ,Padang.

Dari data yang dihimpun mediacerdas.com. dilapangan Minggu (29/4/2018), bahwa kejadiannya berawal ketika Ridwan bersama tiga orang teman atlet asal Mentawai lainnya, Aris (17 tahun),Arwadi (16 tahun), dan Leo (16 tahun) tidur di penginapan Wisma Keluarga, kamar No 12.

Selanjutnya sekitar pukul 20.00 wib, Sabtu (28/4/2018), listrik di penginapan Wisma Keluarga tersebut mati total, dan pihak pengelola penginapan, Wisma Keluarga menghidupkan genset yang berada diluar pas dekat jendela kamar Ridwan dan kawan-kawan.

Sampai pukul 02.00 wib, listrik di penginapan ini menyala kembali, tetapi kejadiannya baru diketahui bahwa empat orang korban ini mulutnya sudah berbusa diduga keracunan asap genset tersebut sekitar pukul 05.30.wib, Minggu (29/4/2018), disaat pendamping atlet dari Mentawai ini, mencoba mengetuk pintu kamar no 12 tempat Ridwan dan ketiga kawan tidur, ia (pendamping) membangunkan Ridwan dan kawan-kawan, hampir lebih kurang 15 menit ia (pendaping) mengetuk pintu kamar korban, akhirnya pendamping atau pengawas atlet ini mencoba mengintip lewat jendela kamar pas dekat genset.

Melihat keempat orang ini masih tertidur, ia (pendamping) langsung masuk lewat jendela tersebut, betapa kagetnya ia, karena didapati keempat orang atlet ini mulutnya berbusa di duga habis keracunan.

Selang beberapa menit kemudian keempat orang ini, langsung dilarikan ke Puskemas Muaro Gambok, disini Ridwan nyawanya tidak bisa tertolong lagi, sementara tiga orang temannya, Aris, Arwadi, dan Leo langsung dirujuk ke RSUD Sijunjung, di Jalan Lintas Sumatera, Tanah Badantung.

Kapolres Sijunjung, AKBP.H.Imran Amir,SIK,MH, saat dikomfirmasi mediacerdas.com, membenarkan kejadian ini, kemudian dikatakan,” Pihak kepolisian Resort (Polres) Sijunjung, telah melakukan penyelidikan, dan TKPnya sudah dipasangi “police line”, (garis polisi)”, ujarnya.

Ditambahkan Kapolres Imran Amir,” Saat ini kita tidak bisa berandai-andai apa yang menjadi penyebab meninggalnya satu orang atlet asal Mentawai tersebut, ini akan dibuktikan dengan otopsi oleh ahlinya, nah setelah itu, artinya berdasarkan hasil otopsi tersebut barulah kita bisa menyimpulkan, dan langkah apa yang akan kita ambil,”tegasnya.

Senada dengan Kapolres Sijunjung, Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Sijunjung, dr. Ezwandra, kepada mediacerdas.com, juga mengatakan,” Kita belum bisa memastikan apa penyebab meninggalnya Atlet asal Mentawai ini, saya baru mengetahui setelah di beritahu oleh kepala Puskesmas Gambok, kemudian menurut dr.Ira di RSUD Sijunjung, korban ini harus diotopsi dulu,” ujarnya.

Pihak pengelola penginapan Wisma Keluarga, Afrison (57 th), kepada mediacerdas.com mengatakan,” Kita mengetahui kejadian ini, sekitar pukul 05.30. wib, saat hendak mengantar minum dan sarapan pagi, kemudian melihat kejadian ini, setelah di Puskesmas Gambok, baru kita laporkan ke pihak Polres Sijunjung,” ungkapnya.
Sampai saat ini, belum ada pihak yang meberikan keterangan secara resmi. (aciak).

Komentar Facebook
error: Konten Di Proteksi