memberitakan dengan cerdas

Kepergok mencuri ternak, nyaris tewas dihakimi warga

0 2

Sijunjung, media cerdas.com,_ AB (33) warga Koto VII, Sijunjung, Sumatera Barat, nyaris tewas dikeroyok massa, Selasa (21/11) saat kepergok mencuri ternak bersama dua rekannya di Nagari Paru, kecamatan Sijunjung, tepatnya di Jembatan Rimbo larangan Mudiak Ampang, jorong Bukit Buar.

Sementara dua rekannya lagi yaitu HM (26) dan PI (33) berhasil melarikan diri sebelum diamuk warga, keduanya melarikan diri ke hutan larangan daerah setempat.

Dari informasi yang dihimpun,” Kejadiannya berawal saat ketiga pelaku AB,HM dan PI, Selasa pagi (21/11) sekitar pukul 05.15 wib, menyeret dua ekor kerbau dari kandang milik korban Saman (40) dan AS (41) warga jorong Batu Ranjau kenagarian Paru, Sijunjung.

Kedua ekor kerbau ini dibawa menuju mobil truk canter yang telah terparkir di di jembatan Rimbo larangan, nagari Paru, dikatakan,” saat itu posisi truk berada mengarah sungai dan baknya mengarah jalan,” akui AB, saat ditanya penyidik.

Namun naas menimpa ketiga pelaku, setelah kedua ekor kerbau dinaikan keatas truk, dan bersiap-siap hendak kabur, tiba-tiba saja roda belakang truk ini mengalami selip, sehingga truk ini tak bisa bergerak karena ban belakangnya terperosok kedalam lumpur.

Kemudian ketiga pelaku ini menurunkan kembali kedua ekor kerbau ini dari truk, dan mengikatnya disamping truk agar tidak kelihatan oleh warga yang lewat.

Ketiga pelaku berusaha untuk mengeluarkan truknya dari lumpur, tak lama berselang, akhirnya dua orang wargapun lewat hendak pergi ke ladang miliknya.

Kedua warga yang merasa curiga dengan gerak gerik ketiga pelaku, kemudian kedua warga ini berjalan ke arah samping kendaraan truk tersebut.

Kedua orang warga ini sangat kaget melihat dua ekor kerbau sedang dipegang oleh kedua tersangka berinisial “HM” dan “PI”, sementara pelaku “AB” yang berperan sebagai sopir tengah sibuk mengotak atik mobil agar bisa keluar dari endapan lumpur.

Karena merasa diketahui warga, ketiga pelaku ini terlihat panik, sehingga dua pelaku berusaha melarikan diri kehutan larangan, dan masih dalam pengejaran pihak kepolisian dan warga setempat.

Sementara salah satu pelaku berinisial “AB” berhasil diamankan oleh warga , bahkan pelaku nyaris tewas karena sempat menjadi bulan-bulanan warga setempat yang geram dengan tingkah pelaku tersebut.

Sehingga pelaku mengalami luka-luka dan dilarikan ke puskesmas terdekat, kejadian ini pun reda setelah salah seorang anggota bhabinkamtibmas polres Sijunjung datang dan mengamankan pelaku.

Kapolres Sijunjung AKBP H. Imran Amir S.IK,MH didampingi Kasatreskrim Iptu Wawan dermawan S.IK Kapolsek Sijunjung AKP Yadi Purnama dan paur Humas Iptu Nasrul Nurdin yang dikonfirmasi wartawan membenarkan kejadian tersebut. “ Memang benar telah dilakukan penangkapan terhadap salah seorang pelaku pencurian ternak berinisial AB, sementara dua orang rekan pelaku lainnya berhasil melarikan diri ke dalam hutan dan saat ini masih dilakukan pengejaran oleh petugas kepolisian bersama dengan warga sekitar,” ujarnya.

Kapolres AKBP. Imran Amir menambahkan,” Saat ini pelaku bersama barang bukti telah diamankan di mapolres Sijunjung untuk penyelidikan lebih lanjut, sementara itu kedua pelakulainnya masih dilakukan pengejaran dilapangan oleh anggota reskrim dibantu dengan warga masyarakat sekitar.

Pihaknya juga kembali menghimbau kepada seluruh warga masyarakat agar selalu waspada dan berhati hati terhadap tindak tanduk pelaku kejahatan yang ada di lingkungannya masing-masing serta memberitahukan atau melaporkan kepada pihak kepolisian jika mendapati aksi dan pelaku kejahatan. harapnya. (Aciak)